<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<!-- generator="wordpress/2.1.3" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>Ketika Ruri Belajar Menulis...</title>
	<link>http://hanonsari.com</link>
	<description>aLL of mY WorKs...</description>
	<pubDate>Fri, 26 Mar 2010 10:56:11 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.1.3</generator>
	<language>en</language>
			<item>
		<title>John “Jock” Stein, An Immortal Coach</title>
		<link>http://hanonsari.com/?p=203</link>
		<comments>http://hanonsari.com/?p=203#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Jun 2009 13:33:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ruri</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[classic]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hanonsari.com/?p=203</guid>
		<description><![CDATA[

  

            Kesuksesan Sir Alex Ferguson di Manchester United tampaknya berakar dari sosok pelatih yang satu ini. Pasalnya, saat awal meniti karier sebagai pelatih, Ferguson sempat menjadi asisten pelatih Jock Stein, pelatih Glasgow Celtic yang dianggap sebagai pelatih tersukses sepanjang sejarah klub tersebut.
            Selama 13 tahun menukangi Celtic, Jock sudah mempersembahkan sembilan gelar juara [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://hanonsari.com/?feed=rss2&amp;p=203</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Ladislao Kubala, Lo Mejor Barcelona</title>
		<link>http://hanonsari.com/?p=192</link>
		<comments>http://hanonsari.com/?p=192#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 24 Dec 2008 20:07:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ruri</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[classic]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hanonsari.com/?p=192</guid>
		<description><![CDATA[Dalam sebuah jajak pendapat yang dilakukan saat Barcelona memasuki usia 100 tahun pada 1999 lalu, nama pemain pemenang yang muncul bisa dibilang agak mengejutkan. Dia menyingkirkan nama-nama seperti Johan Cruyff, Diego Maradona, Romario, maupun Ronaldo sekalipun. Pemain itu adalah Ladislao Kubala, yang dinobatkan sebagai pemain terbaik Barcelona sepanjang masa.
            Selama berkarier di Barcelona mulai 1951-61, [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://hanonsari.com/?feed=rss2&amp;p=192</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Kolombia 1994, Layu sebelum berkembang</title>
		<link>http://hanonsari.com/?p=191</link>
		<comments>http://hanonsari.com/?p=191#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 24 Dec 2008 12:42:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ruri</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[classic]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hanonsari.com/?p=191</guid>
		<description><![CDATA[Bak bunga yang layu sebelum berkembang. Begitulah kira-kira penggambaran yang tepat bagi langkah timnas Kolombia di ajang Piala Dunia 1994. Betapa tidak, di tengah ekspektasi, modal, dan kepercayaan diri yang begitu tinggi, mereka malah terjungkal di babak penyisihan grup. 
            Kepahitan yang mereka rasakan [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://hanonsari.com/?feed=rss2&amp;p=191</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Selebrasi gol, memorable moments</title>
		<link>http://hanonsari.com/?p=190</link>
		<comments>http://hanonsari.com/?p=190#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 24 Dec 2008 12:41:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ruri</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[classic]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hanonsari.com/?p=190</guid>
		<description><![CDATA[Berbagai cara dilakukan para pemain bola untuk menunjukkan kegembiraannya usai mencetak gol. Umumnya, para pemain itu berlari sampai ke sudut lapangan sambil berteriak atau menepuk dada mereka sebagai tanda kebanggaan. Namun ada pula berbagai keunikan yang dilakukan pemain saat merayakan gol. Bahkan tak jarang selebrasi itu penuh keunikan dan kontroversial, sehingga banyak orang sulit melupakannya. [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://hanonsari.com/?feed=rss2&amp;p=190</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Konspirasi dunia sepak bola, kekuasaan yang berbicara</title>
		<link>http://hanonsari.com/?p=188</link>
		<comments>http://hanonsari.com/?p=188#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Dec 2008 07:05:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ruri</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[classic]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hanonsari.com/?p=188</guid>
		<description><![CDATA[ 
Konspirasi dan intrik sudah muncul di dunia sepak bola sejak pertama diciptakan. Bagai dua sisi mata uang yang tak bisa dipisahkan.
            Sejak awal diciptakan, sepak bola sudah banyak dilingkupi intrik. Mulai dari penyuapan wasit, mafia, sampai ancaman kematian. Siapapun pasti belum bisa melupakan [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://hanonsari.com/?feed=rss2&amp;p=188</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Stefan Kovacs, Setara dengan Ferguson</title>
		<link>http://hanonsari.com/?p=185</link>
		<comments>http://hanonsari.com/?p=185#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 20 Nov 2008 08:06:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ruri</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[classic]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hanonsari.com/?p=185</guid>
		<description><![CDATA[            Dua trofi Liga Champions, Piala Interkontinental, dan dua Piala Super Eropa sudah berhasil diraihnya bersama Ajax Amsterdam di awal 1970-an. Namun, nama Stefan Kovacs jauh dari popularitas yang kini dimiliki Sir Alex Ferguson, yang notabene memiliki torehan prestasi yang sama dengan Kovacs. 
 [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://hanonsari.com/?feed=rss2&amp;p=185</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
