<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<!-- generator="wordpress/2.1.3" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>Ketika Ruri Belajar Menulis...</title>
	<link>http://hanonsari.com</link>
	<description>aLL of mY WorKs...</description>
	<pubDate>Fri, 26 Mar 2010 10:56:11 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.1.3</generator>
	<language>en</language>
			<item>
		<title>John Terry, 13 wanita penggoda</title>
		<link>http://hanonsari.com/?p=221</link>
		<comments>http://hanonsari.com/?p=221#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 05 Mar 2010 10:28:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ruri</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[modern]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hanonsari.com/?p=221</guid>
		<description><![CDATA[

  

Sebanyak 13 wanita diketahui sudah pernah berkencan dengan Terry selama dia mengenal Toni Poole. 
Kehidupan glamor memang tak bisa dipisahkan dari kehidupan para pemain sepak bola. Limpahan harta melimpah sangat identik dengan kehidupan glamor yang tak jauh dari minuman beralkohol, judi, dan godaan wanita-wanita cantik. 
Termasuk di antaranya John Terry. Sudah berulangkali kapten [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://hanonsari.com/?feed=rss2&amp;p=221</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>John Terry, Kehidupan tak lagi sama&#8230;</title>
		<link>http://hanonsari.com/?p=219</link>
		<comments>http://hanonsari.com/?p=219#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 05 Mar 2010 10:25:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ruri</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[modern]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hanonsari.com/?p=219</guid>
		<description><![CDATA[

  

Skandalnya mengguncang Inggris. Publik kini memusuhinya.
Kehidupan kini tak lagi sama bagi eks kapten Inggris, John Terry. Usai skandal seksnya terkuak bebas ke media, dipastikan hidupnya tak akan lagi sama. Ke manapun dia pergi, pasti semua mata meliriknya, menghinanya. Skandal seks itu akan terus diingat publik sepak bola Inggris sampai kapanpun.
Dia tak akan lagi [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://hanonsari.com/?feed=rss2&amp;p=219</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Christian Carrasco, Spiderman dari Chile</title>
		<link>http://hanonsari.com/?p=218</link>
		<comments>http://hanonsari.com/?p=218#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Nov 2009 09:10:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ruri</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[modern]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hanonsari.com/?p=218</guid>
		<description><![CDATA[

  

            Para suporter Persebaya Surabaya, PSMS Medan, dan Persipura Jayapura pasti tak akan pernah melupakan sosok striker yang satu ini. Betapa tidak, setiap kali habis mencetak gol, sosok striker bernama Christian Carrasco ini pasti langsung mengenakan topeng Spiderman untuk merayakan golnya.
            Apa sebenarnya alasan “Spiderman” asal Chile ini melakukannya? Sederhana ternyata. Dia mengaku [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://hanonsari.com/?feed=rss2&amp;p=218</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Hantu cedera di Arsenal, Menumpuk di November</title>
		<link>http://hanonsari.com/?p=217</link>
		<comments>http://hanonsari.com/?p=217#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Nov 2009 09:07:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ruri</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[modern]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hanonsari.com/?p=217</guid>
		<description><![CDATA[

  

            Udara dingin nan menusuk di November, ternyata tak pernah membuat Arsene Wenger merasa khawatir. Dia lebih mengkhawatirkan bahaya cedera yang selalu menghantuinya setiap November tiba. Dan kalau hantu cedera ini tak diwaspadai, bukan tak mungkin gelar juara akan jadi taruhannya.
            “Di Inggris, banyak pemain yang dibekap cedera setiap November tiba. Fakta itu [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://hanonsari.com/?feed=rss2&amp;p=217</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Alexandre Song,  Gugup lihat Bergkamp</title>
		<link>http://hanonsari.com/?p=216</link>
		<comments>http://hanonsari.com/?p=216#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Nov 2009 09:05:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ruri</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[modern]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hanonsari.com/?p=216</guid>
		<description><![CDATA[

  

“Jantungku seperti berdetak 200 kali per menit.” Begitu pengakuan Alexandre Song ketika pertama kali menginjakkan kakinya di Arsenal. “Saat itu aku datang ke Arsenal bersama chairman Bastia, klubku sebelumnya. Betapa kagetnya aku ketika melihat Robert Pires, Thierry Henry, dan Dennis Bergkamp ada di ruang ganti pemain.”
“Aku lupa tanggal berapa, tapi masih di Juli [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://hanonsari.com/?feed=rss2&amp;p=216</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Film Garuda di Dadaku, cita-cita, persahabatan, dan sepak bola</title>
		<link>http://hanonsari.com/?p=209</link>
		<comments>http://hanonsari.com/?p=209#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Jun 2009 13:42:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ruri</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[modern]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hanonsari.com/?p=209</guid>
		<description><![CDATA[

  


            Gantungkanlah cita-citamu hingga setinggi langit! Begitulah kira-kira ungkapan yang pas menggambarkan jalan cerita film Garuda di Dadaku. Tokoh Bayu sebagai pemeran utama film ini tak pernah mengenal kata lelah untuk mengejar impiannya menjadi seorang pemain sepak bola. Apapun halangannya.
            Bayu terpaksa mencuri-curi waktu supaya bisa bermain sepak bola dengan bantuan sahabatnya yang [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://hanonsari.com/?feed=rss2&amp;p=209</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Paolo Maldini, sebuah antiklimaks</title>
		<link>http://hanonsari.com/?p=208</link>
		<comments>http://hanonsari.com/?p=208#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Jun 2009 13:41:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ruri</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[modern]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hanonsari.com/?p=208</guid>
		<description><![CDATA[

  


            Antiklimaks. Itulah yang terjadi dalam pertandingan perpisahan Paolo Maldini di San Siro pada Minggu (24/5) lalu. Menjamu AS Roma di kandang sendiri, Maldini malah harus mendapati timnya kalah dengan skor 2-3 dari tamunya. Sebuah akhir yang pahit bagi perjalanan karier Maldini di Milan yang sudah berlangsung 24 tahun.
            Tak hanya itu, dia [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://hanonsari.com/?feed=rss2&amp;p=208</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
