Facebook di Premier League, Antara asli dan palsu

March 23, 2009 on 10:16 pm | In sepak bola | No Comments


            Pemain sepak bola di Premier League ternyata juga ikut terkena demam facebook (FB). Namun seperti kebanyakan pesohor lainnya, banyak yang meragukan apakah halaman FB mereka asli. Karena tak jarang, para fans fanatik mereka dengan suka rela membuatkan FB bagi para idolanya, hingga sulit dibedakan.

            Tapi itu tak berlaku bagi pemain-pemain Premier League seperti Peter Crouch, Aaron Lennon, dan Wes Brown. Mereka memilih untuk menembus batas jaringan sosial pertemanan dengan bergabung di FB. Menurut situs EPLtalk, FB milik ketiga pemain ini merupakan FB asli mereka dan bukan hasil buatan fans tiap pemain tersebut.

            “Berdasar penelitian kami dan melihat profil yang tertuang di halaman FB itu, kami yakin kalau halaman FB ketiga pemain ini adalah asli,” demikian pernyataan situs tersebut. Selain ketiga pemain itu, ada juga FB asli milik pemain-pemain seperti Gareth Bale, Jay DeMerit, Charlie Sheringham, Lewwis Spence, Sam Ricketts, dan Lewin Nyatanga.

            Semua pemain ini boleh saja memiliki halaman FB asli milik mereka. Namun catatan jumlah fans mereka jauh lebih kecil dibandingkan jumlah pemain Man. United, Cristiano Ronaldo. Sampai 22 Desember 2008, jumlah fans Ronaldo di FB tercatat berjumlah 580.163 fans. Sementara Peter Crouch hanya sekitar 10.614 orang.

            Namun, jumlah ini belum tentu merupakan jumlah resmi FB pemain bola itu, karena ada yang asli dan ada yang tidak. Semakin banyak jumlah fans dari sebuah FB asli pemain sepak bola, maka semakin banyak pula fans yang mengetahui kegiatan pemain tersebut. Apapun yang dipikirkan dan ditulisnya di FB, maka akan terbaca seluruh teman yang masuk dalam jaringannya.

            Itu pula yang dialami seorang pemain muda Inggris. Pemain klub Crystal Palace, Ashley-Paul Robinson, menulis status di FB miliknya kalau dia akan menjalani trial bersama klub pesaing Palace, Fulham. Padahal Fulham sudah lama dikenal sebagai pesaing berat Palace.

            Niat Robinson tentu saja ingin memberitakan kabar gembira kalau dirinya akan segera bergabung dengan klub Premier League itu kepada 194 temannya di FB. Tapi apa daya, ternyata bukan hanya teman-teman di FB miliknya yang mengetahui hal itu. Sebanyak 2,7 juta warga London di grup London Section yang diikuti Robinson, juga mengetahuinya. Termasuk sang manajer, Neil Warnock.

            Tentu saja Warnock langsung bereaksi. “Saya rasa dia lebih baik mencari klub lain untuk mengembangkan kariernya. Bukan di sini,” kata dia. Kendati Robinson sempat mengoreksi pernyataannya di FB, namun itu tak banyak menolongnya. Palace langsung memutus kontrak dan Fulham pun tak lagi tertarik padanya. Sekarang, Robinson diketahui membela klub guram Bromley, Inggris.

 

CERAI GARA-GARA FB

            Kepahitan akibat demam FB tak hanya dialami Robinson. Michael Chopra, pemain Sunderland yang sedang dipinjamkan ke Cardiff City juga mengalami kepahitan akibat situs pertemanan ini. Suatu hari ketika dia membuka profil FB istrinya, Heather Swan, dia mendapati status istrinya berubah dari married menjadi single.

            Dengan kata lain, istrinya yang pernah tampil di reality show WAGS Boutique itu mencampakkannya via FB. Swan membiarkan teman-teman Chopra-lah yang memberitahukan keinginannya untuk bercerai dari Chopra yang baru dinikahinya selama tujuh bulan itu.

            Chopra pun tak mau kalah sengit melawan istrinya. Tak lama, pemain berusia 25 tahun itu menulis sebuah pernyataan di FB miliknya. “Mulai besok, Heather Swan akan memiliki nomor telepon baru. Aku tak ingin membayar tagihan teleponnya lagi mulai sekarang,” papar Chopra.

            Menurut seorang rekan dekat pasangan itu, kondisi rumah tangga keduanya tak berjalan lancar sejak Chopra dipinjamkan di Cardiff. “Kupikir masalah ini sedikit bersifat kekanak-kanakan,” kata sumber yang tak disebutkan namanya itu kepada Daily Mirror. Dari hasil perkawinannya, Chopra dan Swan memiliki anak laki-laki berusia satu tahun bernama Sebastian Rocco Thomas Chopra.

            Heather sendiri bersikukuh kalau perpisahan adalah satu-satunya jalan terbaik bagi mereka. Padahal perkawinan mereka dikabarkan menelan dana hingga 250 ribu pounds atau sekitar Rp4 miliar. “Satu-satunya yang indah dari perkawinan ini adalah kehadiran anak laki-laki kami,” kata Heather. FB pun menelan korban.(Ruri)

 


Jumlah fans FB pebola per 22 Desember 2008

1. Cristiano Ronaldo 580.163

2. Zinedine Zidane 211.957

3. Fernando Torres 166.106

4. Arda Turan 164.093

5. Lionel Messi 145.821

6. Ronaldinho 136.898

7. Alessandro Del Piero 112.080

8. Francesco Totti 75.052

9. Gianluigi Buffon 63.033

10. Steven Gerrard 58.957

11. Eric Cantona 56.122

12. Francesc Fàbregas 55.869

13. Sergio Ramos 51.172

14. Semih Senturk 50.428

15. Andrea Pirlo 49.441

16. Iker Casillas 49.106

17. Zlatan Ibrahimovic 45.244

18. Roberto Baggio 44.951

19. David Villa 41.228

20. Robinho 35.756

21. Frank Lampard 33.540

22. Marcelo Salas 32.009

23. Volkan Demirel 29.339

24. Ezequiel Lavezzi 28.441

25. Raul Gonzalez 27.245

26. John Terry 26.711

27. Fabio Cannavaro 25.325

28. Andrei Arshavin 23.368

29. Jari Litmanen 22.392

30. Dimitar Berbatov 22.053

Christian Abbiati, Pukulan berat bagi Milan

March 23, 2009 on 10:14 pm | In sepak bola | No Comments


            Keinginan Carlo Ancelotti untuk mempromosikan Christian Abbiati ke tim nasional Italia tampaknya tak akan terwujud. Belum lagi keinginannya terealisasi, sang kiper malah dibekap cedera ligamen lutut kanan dan terpaksa harus dioperasi. Masa operasi dan pemulihan diperkirakan akan memakan waktu hingga enam bulan. Otomatis, kiper andalan Milan itu harus absen hingga akhir kompetisi.

            Abbiati cedera ketika bertubrukan dengan Giuseppe Favalli saat hendak menyelamatkan bola. Dia pun terpaksa diganti di menit ke-13 dalam pertandingan yang berakhir dengan skor 5-1 bagi Milan itu. Kehilangan ini tentu saja merupakan pukulan berat bagi AC Milan, terutama di masa penentuan musim seperti sekarang.

            “Hasil pemeriksaan atas diri Abbiati menyatakan kalau dia harus menjalani rehabilitasi selama dua atau tiga pekan sebelum pergi ke Belgia guna menjalani operasi,” demikian tulis pernyataan resmi AC Milan dalam situsnya. Belum ada konfirmasi resmi dari AC Milan berapa lama dia akan absen.

            Selama ini Abbiati merupakan kiper pilihan pertama bagi AC Milan di ajang Serie-A. Munculnya kabar cedera ini membuat Ancelotti kini harus memilih Nelson Dida yang selama ini menjadi kiper utama Milan di ajang Piala UEFA. Mau tak mau.

            “Jumlah pemain yang cedera di Milan musim ini sangat luar biasa. Aku sedih mendengar kabar cedera Christian (Abbiati, red), karena dia sudah menunjukkan kualitasnya sebagai seorang kiper,” kata Paolo Maldini, kapten klub.

“Kami pikir dia hanya terkena cedera ringan, tak lama kemudian, dia malah merasa lututnya sakit. Sayang sekali harus melihat dia harus absen, karena dia terus tampil bagus untuk Milan. Semua anggota tim bersimpati padanya,” imbuh Maldini.

            Maldini benar. Sayang sekali melihat Abbiati harus absen. Melihat Abbiati di bawah mistar, rasanya bisa menjadi jaminan tersendiri bagi pendukung Milan musim ini. Termasuk ketika mereka bermain 1-0 melawan Cagliari di Giuseppe Meazza, pada 22 Februari lalu.

            Saat itu, Abbiati berkali-kali menahan tendangan Rossoblu hingga akhirnya tim lawan tak juga berhasil menjebol gawangnya. Prestasi itu tentu saja patut mendapat acungan jempol, karena di beberapa pekan sebelumnya, lini pertahanan Rossoneri terkena hujan kritik akibat terus kebobolan.

            “Kalau tim lawan tak berhasil menjebol gawangku, yang berjasa tentu saja bukan hanya aku. Pujian juga patut disampaikan kepada para pemain yang kokoh menjaga lini pertahanan,” tutur Abbiati rendah hati. Tapi kalau dia tak ada di bawah mistar, bisa jadi para bek Milan akan kehilangan jaminan di bawah mistar yang selama ini dipegang Abbiati.

 

KUTUKAN CEDERA?

            Selain Abbiati, jumlah pemain AC Milan yang cedera musim ini memang bisa dibilang luar biasa. Fokus tentu saja tertuju pada sosok Gennaro Gattuso, Kakha Kaladze, dan Alessandro Nesta, yang merupakan penggawa utama Rossonerri.

            Banyaknya jumlah pemain yang cedera ini mau tak mau mengundang komentar dari Vice President AC Milan, Adriano Galliani. Dia mengaku merasa frustasi mendengar pemain-pemain Milan yang cedera, dan Abbiati menjadi pemain yang terakhir masuk daftar tersebut.

            “Senang rasanya melihat hasil pertandingan kami melawan Siena. Hasilnya fantastis. Tapi saat kami mendengar Abbiati harus terkena cedera di pertandingan itu, rasanya sangat menyedihkan,” kata dia.

            Galliani pun menyayangkan banyaknya pemain yang cedera. Kabar cedera yang terus beruntun mendera pemain ini membuat dia tak bisa menyalahkan siapapun. “Kami sepertinya memang harus mengarungi musim dengan kondisi ini. Banyak pemain yang cedera. Tapi saya tak bisa menyalahkan siapapun,” papar dia.

            “Saya sampai bertanya pada Presiden Milan, Silvio Berlusconi, apakah dia memiliki ramuan manjur untuk melawan kutukan buruk ini. Tapi rasanya dia tak memilikinya. Kami pasti akan kehilangan sosok kiper yang tak melakukan satu kesalahanpun dalam musim ini. Sungguh disayangkan,” imbuh Galliani.

            Menurut Galliani, kehilangan Abbiati di lapangan akan membuat beban tim semakin berat. Namun, dia masih mencoba berharap kepada Dida yang baru melakoni pertandingan pertamanya musim ini saat mengganti Abbiati di pertandingan melawan Siena.

            “Setidaknya kami masih memiliki modal positif dalam diri Nelson Dida. Dia seorang kiper yang sangat bagus. Bersama dia, kami sudah banyak memenangkan gelar,” bilang Galliani. “Kami akan mengakhiri musim ini dengan Kalac dan Dida di bawah mistar. Mencoba mengamankan posisi ketiga yang berarti masuk ke zona Liga Champions,” imbuh dia. Paling tidak Galliani akan berusaha meminimalisasi pukulan berat itu bagi Milan.(Ruri)

Pavel Nedved, Prajurit Tinggalkan Arena

March 5, 2009 on 4:24 am | In sepak bola | No Comments


Dan prajurit pun akan meninggalkan arena. Itulah yang akan dialami Pavel Nedved ketika memutuskan untuk gantung sepatu pada akhir musim ini. Apapun hasil yang diraih Juventus di akhir musim ini, meski gelar juara Liga Champions sekalipun, dipastikan takkan mengubah keputusannya.

            Mantan pemain nasional Ceko ini memutuskan untuk pensiun setelah gagal bernegosiasi dengan Juventus. Bianconeri sendiri dikabarkan tak berusaha mengamankan posisi Nedved dengan memberikannya kontrak baru. Negosiasi untuk membayar Nedved per pertandingan pun sama sekali tak berjalan baik.

            Rumor menyebut kalau Nedved masih bisa membela Juventus di musim 2009-2010 apabila Bianconeri berhasil merebut gelar juara Liga Champions. Maklum, gelandang brilian berambut pirang itu belum pernah merebut gelar Champions. Namun kabar ini akhirnya menjadi rumor semata, karena Nedved tetap akan meninggalkan arena Serie-A yang sudah dihuninya selama 13 tahun.

            “Aku akan keluar dari Juventus di akhir musim ini, tak peduli apapun hasil kami di Liga Champions maupun Serie-A,” kata Nedved. “Keputusan ini sudah final dan kupikir aku tak akan mengubah pikiranku. Aku tak perlu melakukannya, karena sekarang adalah waktu yang tepat untuk keluar,” lanjut dia.

            Pada akhir musim 2006-07 dan 2007-08, pemain berusia 36 tahun itu hampir saja pensiun. Namun tak lama kemudian, dia memutuskan untuk menandatangani kontrak selama satu tahun bersama Juventus yang menariknya dari Lazio pada 2001 lalu.

            “Mungkin Anda pikir aku masih muda karena aku memang masih menikmati permainanku di lapangan. Tapi usiaku sudah hampir 37 tahun. Namun mengingat kondisi mental dan fisikku yang tak memungkinkan, aku pikir waktuku unuk pensiun sudah tiba. Sekarang tiba giliran para pemain muda untuk bermain, mereka pantas menunjukkan performanya,” papar Nedved.

            Kubu Bianconeri sendiri belum mengeluarkan pernyataan apapun terhadap keputusan pemain yang pernah meraih gelar Ballon D’Or pada 2003 ini. Padahal Nedved begitu setia membela Juventus ketika mereka berkubang di Serie-B sekalipun akibat skandal calciopoli. Sampai sekarang, Nedved belum mengatakan apa rencana dia selanjutnya.

            “Aku hanya ingin lebih banyak menghabiskan waktuku bersama keluarga. Aku juga sudah membicarakan keputusan ini pada istriku dan keputusan ini kami lakukan bersama. Dia juga sudah lelah dan aku ingin menebus semuanya. Semua aktivitasku sebagai pemain bola sudah banyak menyita waktuku, karenanya aku ingin bersama mereka,” kata Nedved.

“Aku belum memikirkan mengenai rencana masa depanku dan aku juga belum berbicara kepada manajemen Juventus apakah ada peran untukku di staf manajemen. Aku hanya ingin mempersembahkan yang terbaik di sisa tiga bulan ini. Dan aku berharap bisa mengakhirinya dengan memenangkan gelar Liga Champions,” imbuh dia.

 

JUVENTUS TAK PERPANJANG KONTRAK

            Kalau Nedved belum menjelaskan apa rencana dia untuk masa depannya, lain halnya dengan Juventus. Chief Executive Juventus, Jean-Claude Blanc, berencana akan menggunakan bujet belanja bursa transfer musim panas nanti untuk mencari pengganti Pavel Nedved sebagai sayap kiri.

            “Saya bisa mengatakan kalau bujet belanja pemain akan difokuskan untuk membeli pemain di satu posisi. Itu yang jadi prioritas utama kami, meski Nedved tak pernah dapat tergantikan. Sekarang kami sedang memantau beberapa pemain dan akan memutuskan pada musim panas nanti,” kata Blanc dalam sebuah wawancara di London.

            Peran Nedved memang tak tergantikan di lini tengah Juventus. Tak pelak, Direktur Olahraga Juventus, Alessio Secco langsung membantah pernyataan Nedved untuk mengundurkan diri di akhir musim ini. “Kami tak percaya kabar ini. Pavel (Nedved) sudah mengatakan ribuan kali kalau dia akan pensiun. Dia mengatakannya lagi sebelum pertandingan lawan Chelsea. Jika dia mengatakannya pada rekan setimnya, mereka akan langsung mengatakan kalau dia punya banyak waktu tersisa,” beber Secco.

            Secco memang patut berharap kalau Nedved akan membantu dirinya mematangkan para pemain muda di lapangan. Namun palu ketuk sudah dijatuhkan. Nedved sudah memutuskan mundur. Prajurit tangguh itu akan meninggalkan arena. Dari sebuah arena yang bernama Serie-A.(Ruri)

(INFOGRAFIS)

Kandidat Pengganti

Saatnya berburu

            Kendati bursa transfer masih dibuka empat bulan lagi, namun Juventus sudah bersiap-siap menggeber start untuk mencari gelandang kiri baru pengganti Nedved. Mereka memburunya ke beberapa negara, berikut beberapa di antaranya.

· Diego (Werder Bremen)

            Pemain asal Brasil ini sudah lama dikaitkan dengan klub raksasa asal Turin tersebut. Namun pemain berusia 24 tahun itu mengaku betah berada di Bremen dibandingkan klub manapun.

· Franck Ribery (Bayern Muenchen)

            Juventus dikabarkan menyiapkan dana sebesar 30 juta euro atau Rp452 miliar untuk menarik pemain berusia 25 tahun itu ke Italia. Namun menurut agen Ribery, Alain Migliaccio, pemainnya lebih memilih bergabung dengan Barcelona dibandingkan ke Italia.

· Ivan Rakitic (Schalke 04) 

            Pemain Kroasia ini sudah terang-terangan menyatakan ketertarikannya untuk bergabung dengan Bianconeri. Meski mengaku tak bisa membandingkan dirinya dengan Nedved, tapi Rakitic berjanji akan tampil maksimal dan mengembangkan kualitas permainannya supaya bisa seperti Nedved.

· Bosko Jankovic (Genoa)

            Status Jankovic sebagai pemain pinjaman dari Palermo sebenarnya membuat Juve sedikit kesulitan karena klub itu harus bernegosiasi dengan dua klub sekaligus. Tapi kemampuan pemain Serbia berusia 24 tahun itu dianggap bisa melengkapi skuad Juventus saat ini.

· Luka Modric (Tottenham Hotspur)

            Juventus dikabarkan terus memantau perkembangan Luka Modric yang gagal bersinar di Inggris. Manajemen Bianconeri diberitakan akan merekrut pemain Kroasia berusia 23 itu apabila mereka gagal mendapatkan Diego.

Powered by WordPress with Pool theme design by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds. Valid XHTML and CSS. ^Top^